
Kejuaraan Karate Asia SMA Cup II-2009
Duta Kota Padang untuk mengikuti Kejuaraan Karate Asia SMA Cup II-2009 yang diikuti delapan negara dan berlangsung di Indoor Sports Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, tidak sia-sia. Dengan dana seadanya untuk pertama kali Kota Padang mengirimkan atlet karate ke luar negeri menuai hasil 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu.
Kekuatan kota Padang yang payungi oleh Dinas Olahraga Padang mengirimkan Megi DJ, Amel, Fadlin (kriwil), Teguh (pelatih), Henddy Luthan, Surya Dharman (official), ditambah Adi Subiyanto (Senior), Septri atlet titipan dari UNP.
Kekuatan kota Padang yang payungi oleh Dinas Olahraga Padang mengirimkan Megi DJ, Amel, Fadlin (kriwil), Teguh (pelatih), Henddy Luthan, Surya Dharman (official), ditambah Adi Subiyanto (Senior), Septri atlet titipan dari UNP.
"Tim ini saya kirim bukan untuk pengkotak-kotakan, tapi minimnya dana yang ada menyebabkan saya hanya mempersiapkan beberapa orang saja. Yang penting sebagai Dinas olahraga, saya siap menjembatani semua yang berpotensi untuk kota Padang", demikian Drs.H. Firdaus Ilyas, MM selaku Kepala Dinas menerangkan tentang keberangkatan Tim.
"Tim ini tidak mungkin diberangkatkan atas nama Perguruan atau Forki Padang, hanya menimbulkan keributan, yang jelas karate harus mencoba sesuatu yang baru dan kita mampu untuk itu, saya tidak akan berdiam diri, atau menunggu dana menumpuk ditangan baru mengurus olahraga, semua orang bisa begitu", Firdaus menambahkan.
Kejuaraan ini cukup besar, buktinya diikuti 8 negara termasuk Tim Pelatnas Indonesia. Dari 39 medali emas yang diperebutkan untuk kategori yunior dan senior, Kontingen Indonesia membawa pulang 12 medali emas, 9 perak, dan 9 perunggu dari kejuaraan karate Asia tahunan tersebut. Sementara itu, tuan rumah Malaysia yang juga menurunkan karateka-karateka nasional yang dipersiapkan untuk SEA Games XXV-2009 Laos ,hanya mampu memperoleh 9 medali emas, 16 perak, serta 37 medali perunggu.
Dua medali emas terakhir, yang menentukan keunggulan kontingen Indonesia dari kontingen tuan rumah Malaysia, diraih oleh Hendro Salim dan Irwansyah setelah mereka mampu lolos ke babak kumite kelas -80 kilogram. Keduanya menentukan final sesama Indonesia setelah masing-masing mampu mengalahkan karateka Singapura, Mohsen Oliver Micheal, serta Nawaf Alhindal (Kuwait).
Satu medali emas lainnya diperoleh di nomor kumite beregu putra, juga hasil final sesama karateka Indonesia. Tim Indonesia A yang terdiri dari Donny Dharmawan, Ismail Aswar, dan Hendro Salim keluar sebagai juara pertama diikuti tim Indonesia D yang terdiri dari Irwansyah, Brajamusti, serta Alin yang meraih medali perak. Medali perunggu kumite beregu putra diraih tim Malaysia B serta tim Indonesia B yang terdiri dari Zelofin, Djintar Simanjuntak, dan Risky Rafael.
Ke-12 medali emas berikut 9 perak dan 9 medali perunggu tersebut sudah termasuk medali yang diperoleh dari tim Kota Padang, dan Tim DKI Jakarta juga membawa pulang 1 medali emas, 1 perak, dan 1 medali perunggu.
Dengan demikian, sisanya 10 medali emas, 7 perak, dan 7 medali perunggu diraih karateka nasional yang kini mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Petlatnas) Terpadu KONI Pusat di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, sejak awal Maret lalu.
Dari delapan negara yang ambil bagian di Kejuaraan Karate Asia Sports Master Athlete (SMA) II-2009 itu, hanya dua negara yang pulang tanpa satu medali pun. Kedua negara tersebut adalah Nepal dan India. Tuan rumah Malaysia menempati peringkat kedua perolehan medali SMA Cup II-2009 dengan 9 medali emas, 16 perak, serta 37 medali perunggu. Kuwait yang berada di urutan ketiga merebut 4 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.










